rindu ini semakin menjadi-jadi
lebih dari apa yang sudah di bayangkan
awalnya terasa sanggup
tapi sekarang terlihat menyerah
pertahanan ini bobol juga
menyusuri retaknya tembok hati
rindu itu pun masuk dengan sigapnya
menguasai dan menjajah semuanya
tuhan…
maaf aku kalah untuk kesekian kalinya
sepertinya mudah,
just forget you and thats a simple
tapi senyumnya itu telah menghancurkan semuanya
tuhan…
maaf kan aku karena telah membiarkannya menjamah seluruh relung hati, akal dan nafsuku
tuhan…
maaf…
Advertisement

0 Responses to “menyerah”