Kenapa akhirnya seperti ini,
Rasa ini sama sekali tidak enak, sama tidak enaknya saat sambal pedas menohok kerongkongan
Terasa pedas dan membuat mata becek berair.
Kenapa juga seperti ini jadinya,
Ingin saling menjaga tapi terlihat seperti menikam satu sama lain,
Menyakiti satu sama lain dan membuat saling terluka, padahal luka ini saja masih merah
Ah…kenapa seperti ini,
Kita hanya saling ingin menghormati, tapi sepertinya sudah tak ada lagi kesepahaman,
Mungkin ada tapi tertutup rasa takut, takut kembali saling menikam
Tapi berdiam diri pun salah, saat ini diam bukan emas, tapi seperti tulang ikan yang tersangkut ditenggorokan, selalu sakit saat kita menelan ludah kita sendiri
Seperti itukah kita sekarang ??
Siapa saya ??
Anda? Anda siapa ??
Apakah kita saling mengenal ?
Apakah saya mengenal anda?? Atau sebaliknya??
Saya seperti mengenal anda, tapi saya tidak yakin,
Atau mungkin memang kita tak saling mengenal ??
Jika memang tidak saling mengenal,
Maukah kita berkenalan ??

Nice Article, inspiring. Aku juga suka nulis artikel bidang bisnis di blogku :
http://www.yohanwibisono.com, silahkan kunjungi, mudah-mudahan bermanfaat. thx
ciecie….
cie bu periii, hahhaaa
wahhh kita kan udah kenalan?
iya mba tariii saya gak lupa kok
loh kita kan dah kenal, masa lupa sih….
ohh iya yah??hehhe maklum saya divonis memilikii insomnia ringan, hahaa
nice blog, q boleh kenalan khn??